PAN Sebut Potensi Pajak di Luar Negeri Capai 2.000 Miliar Dolar AS

19

JAKARTA – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyebut, potensi pajak Indonesia yang berada di luar negeri mencapai 2.000 miliar dolar AS atau setara Rp 26.560 triliun. Jumlah ini tentu sedikit, apalagi jika perolehan pajak di dalam negeri tidak sesuai harapan.

“Kami akan bicarakan juga kendala pajak yang tidak sesuai diharapkan. Tentu APBN akan terganggu. Pajak Indonesia yang berada di luar negeri menjapai 2.000 miliar dollar, bukan sedikit. Ada info, tidak seratus miliar dolar,” kata Zulkifli saat membuka Rapat Pimpinan Nasional PAN di Hotel Kartika Chandra, Minggu (27/3).

Dalam acara yang juga dihadiri, diantaranya Ketua MPP Soetrisno Bachir dan Ketua Dewan Kehormatan Amien Rais, Wakil Ketua Umum Taufik Kurniawan, Sekjen PAN Eddy Soeparno, dan Wakil Sekjen Soni Sumarsono, Zulkifli menegaskan, karena itu pentingnya DPR membahas Rancangan Undang-undang (RUU) Tax Amnesty atau Pengampunan Pajak. Karena itu, dia berharap, DPR mau membahas RUU ini setelah selesai masa reses.

Dia yakin, RUU ini akan memberikan kepastian hukum bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang terlanjur menyimpan dana di luar negeri agar kembali dibawa masuk ke tanah air.

“Ini pemasukan yang luar biasa bagi negeri. Ini salah satu rekomendasi kita, DPR segera membahas (RUU) itu setelah reses nanti,” kata Zulkifli di hadapan ratusan pengurus DPP, MPP dan DPW PAN Se-Indonesia.

Sebelumnya, DPR menolak memasukkan RUU Tax Amnesty dalam rapat paripurna 1 Maret lalu. Mereka beralasan pimpinan fraksi belum menerima lengkap naskah akademik RUU tersebut. Dan lagi, di perlukan waktu bagi mereka untuk membahas RUU Tax Amnesty secara mendetail dan komprehensif.

 

Sumber: http://berita.suaramerdeka.com/pan-sebut-potensi-pajak-di-luar-negeri-capai-2-000-miliar-dolar-as/

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here