PENDIRI PAN

Keberadaan Partai Amanat Nasional tidak lepas dari peran para pendirinya. Berikut adalah profil singkat dari para tokoh pendiri Partai Amat Nasional:

AMIEN RAIS

KETUA UMUM PERIODE 1999-2005


Amien adalah penggagas, pendiri sekaligus Ketua Umum DPP PAN yang pertama. Pernah menjabat sebagai ketua MPR periode 1999 – 2004 dan dijuluki King Maker karena besarnya peranan dalam menentukan jabatan Presiden pada Sidang Umum MPR 1999 dan Sidang Istimewa tahun 2001 padahal suara PAN hanya 7% dalam pemilu 1999. Ketika mendirikan PAN, Amien Rais menjabat sebagai Ketua Umum Muhammadiyah ke-12 periode kepengurusan 1995 – 2000.


Lebih dikenal dengan nama Faisal Basri, ekonom dan politikus di Indonesia ini adalah salah satu pendiri MARA (Majelis Amanah Rakyat) yang merupakan cikal bakal pendirian PAN. Pada periode 1998 hingga 2000, staf pengajar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia ini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PAN dan pada tahun 2000 -2001 sebagai Ketua bidang Penelitian dan Pengembangan, Beasiswa/Penghargaan Partai Amanat Nasional.

HATTA RAJASA

KETUA UMUM PERIODE 2010-2015


Selain pernah menjabat sebagai Ketua Umum DPP PAN ke-3 periode 2010-2015, Hatta Rajasa juga adalah pendiri Partai Amanat Nasional. Mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian periode 2009 – 2014 juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal PAN dibawah kepemimpinan Amien Rais pada tahun 2000 -2005


Rizal Ramli, selain pernah menjabat sebagai Menteri Keuangan 2001 dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian periode 2000 – 2001 juga merupakan salah satu pendiri PAN. Rizal Ramli juga dikenal sebagai tokoh Sang Penerobos karena ide-idenya yang tidak konvensional namun tepat sasaran. Buktinya, ia pernah menyelamatkan PLN dari kebangkrutan


Goenawan Soesatyo Mohammad adalah seorang intelektual, pendiri dan mantan pemimpin redaksi majalah berita Tempo serta pendiri Aliansi Jurnalis Independen (AJI), asosiasi jurnalis independen Indonesia. Selain sebagai jurnalis, salah satu pendiri ini adalah sastrawan kritis yang berwawasan luas. Dapat dilihat dari tulisan-tulisannya yang banyak mengangkat tema HAM, agama, demokrasi, korupsi, dan sebagainya.


Emil Salim adalah ekonom, cendekiawan, pengajar, dan politisi. Pernah menduduki jabatan sebagai Menteri di beberapa bidang sejak tahun 1973 hingga tahun 1993, Guru Besar FE UI tahun 1983 ini juga pernah menjabat sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden periode 2010 – 2014. Salah satu pendiri Partai Amanat Nasional ini juga menerima The Leader for the Living Planet Award dari World Wide Fund (WWF).


A. M. Fatwa adalah seorang kritikus dan ikon perlawanan rezim otoriter Orde Lama dan Orde Baru. Setidaknya salah satu tokoh penggulir gerakan reformasi 1998 ini telah menghabiskan waktu selama 12 tahun di penjara dan mengalami terror dan tindak kekerasan. Pasca gerakan reformasi 1998 bersama Amien Rais dan tokoh-tokoh lainya, A. M. Fatwa mendirikan dan mendeklarasikan Partai Amanat Nasional. Legislator sekaligus Ketua DPP PAN periode 1998-2005 ini juga pernah menjabat Menjabat sebagai wakil ketua MPP PAN di tahun 2005-2015.


Selain tokoh-tokoh yang disebutkan di atas, masih ada 40-an tokoh lain yang turut berjasa atas lahirnya Partai Amanat Nasional seperti Toety Heraty, Dr. Albert Hasibuan, Zoemrotin, Alvin Lie Ling Piao, dan tokoh-tokoh lainnya.